Postingan

Siapakah yang disebut 'ulama'

Gambar
SIAPAKAH YANG DISEBUT ULAMA ?? ♨ ♨ ♨ ♨ ♨ ♨ ♨ ♨ ♨ ♨ ♨ ♨ ♨ ♨ ♨ 📙  SIAPAKAH ULAMA ? ✏ ✏  Al-Imam Ibnu Jarir Ath-Thobari berkata : هم عمادُ الناس في الفقه والعلم وأمور الدين والدنيا “Mereka adalah sandaran-sandaran manusia di dalam fiqih, ilmu, dan perkara-perkara agama dan dunia “ ( Jami’ul Bayan 6/544 ). Para ulama adalah thoifah manshuroh ( kelompok yang mendapat pertolongan ) yang senantiasa ada di setiap zaman, Rasulullah e bersabda : لن تزال طائفة من أمتي منصورين لا يضرهم من خذلهم حتى تقوم الساعة “Tidak henti-hentinya sekelompok dari umatku yang mendapat pertolongan ( dari Alloh ) tidak ada yang bisa membahayakan mereka siapapun yang menelantarkan mereka hingga tegaknya kiamat “ ( Diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnadnya 5/34, Tirmidzi dalam Sunannya 4/485 , dan Ibnu Majah dalam Sunannya 1/5 dan dishahihkan oleh Syaikh Al-Albany dalam Shahih Sunan Ibnu Majah 1/6 , hadits ini Muttafaq Alaih dengan lafadz :لا تزال طائفة من أمتي ظاهرين على الحق لا يضرهم من خذله...

JANGAN MEMINTA RUQYAH

Gambar
Jangan Minta Ruqyah…! بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Jangan minta ruqyah Ruqyah yang Dibolehkan dan Ruqyah yang Terlarang Ruqyah dibolehkan apabila terpenuhi tiga syarat, apabila tidak terpenuhi maka terlarang, yaitu: 1. Meyakini bahwa ruqyah tersebut dapat bermanfaat dengan izin Allah ta’ala semata. 2. Tidak mengandung penyelisihan terhadap syari’at, yaitu syirik, bid’ah dan maksiat; • Contoh ruqyah yang mengandung syirik seperti memohon kepada selain Allah ta’ala, adanya penyembelihan untuk selain Allah, menggunakan jimat sebagai medianya, dan lain-lain. • Contoh ruqyah yang mengandung bid’ah seperti menciptakan bacaan-bacaan tertentu yang tidak berasal dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, meruqyah secara berjama’ah, dan lain-lain. • Contoh ruqyah yang menganduk maksiat seperti adanya campur baur antara laki-laki dan wanita tanpa suatu alasan darurat, peruqyah menyentuh wanita yang diruqyah, berdua-duaan dengannya, dan lain-lain. 3. Menggunakan bahasa yang dipahami, yaitu ayat-...

Hukum menutupi pelaku maksiat

😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷😷 PERINCIAN HUKUM MENUTUP AIB PELAKU MAKSIYAT Pertanyaan: " Saya bekerja di divisi penanganan kecelakaan,dimana telah datang kepada kami seorang wanita yang mengalami kecelakaan mobil bersama seorang pemuda. Pemuda itu berkata kepada kami bahwasanya wanita tersebut tidak ada hubungan apapun dengannya, sedangkan mereka keluar berduaan [ kholwat ] yang tidak sesuai syar'iy, Sehingga disini aku berselisih pendapat dengan teman - teman wanitaku,apakah kami perlu melaporkannya ataukah lebih utama menutupi kesalahannya? Apakah kami berdosa jika tidak melaporkannya karena telah mendiamkan kemungkaran? Ataukah kami mengikuti perbuatan Rosulullah sebagaimana ketika datang seorang yang telah mengakui bahwa dirinya telah berzina , kemudian beliau shalallahu 'alaihi wasallam berpaling darinya? 🎤JAWABAN: "Al hamdulillah, Apabila memang telah terbukti bahwa si wanita ini telah melakukan perbuatan maksiat dengan si pemuda ini,maka apab...

Apakah Thoha dan Yasin nama Rosulullah shollallahu'alaihi wa sallam

🍎🌼🌼🌼🌼🌼🍎 APAKAH " THOHA " DAN " YASIN " TERMASUK NAMA NABI SHOLLALLAHU'ALAIHI WA SALLAM *PERTANYAAN:* "Saya ingin mengetahui apakah ( Thoha dan Yasin ) termasuk nama Rosulullah shollallahu'alaihi wa sallam? Jazaakumullahu Khoiron. *JAWABAN:* Al hamdulillah " Thoha " dan " Yasin " bukan termasuk nama Nabi shollallahu'alaihi wa sallam, keduanya hanyalah "Al huruf Al Muqottho'ah " dimana sebagian surat Al Qur'an Al Karim sebagai isyarat akan kemu'jizatan Al Qur'an,walaupun dia merupakan huruf Arab namun mereka tidak mampu mendatangkan yang serupa dengannya, yang menunjukan bahwa Al Qur'an diturunkan oleh Allah ta'ala. Asy syaikh Muhammad Al Amiin Asy Syinqiithiy - rohimahullah - dalam " Adwaaulbayaan " ( 4/3 ) dalam menafsirkan surat ( Thoha ) : " Yang paling nampak bagiku bahwa dia termasuk " Al Huruf Al Muqottho'ah " di awal - awal surat,yang ditunj...

Apakah fitnah kubur itu 7 hari?

🍒📙📘📙📘📙📘📙📘📙📘📙📘📙📘📙🍎 *Apakah fitnah kubur berlangsung 7 hari?* *Apakah disunnahkan bagi keluarga duka untuk bersedekah dengan memberi makan  atas mayit pada hari - hari tersebut?* 🔋 *Pertanyaan:* "Sesungguhnya mayit mendapatkan fitnah kubur di kubur mereka selama tujuh hari,dan adalah para shohabat mereka menghukumi Sunnahnya keluarga duka untuk memberi makan atas mayit pada hari - hari tersebut". *Apakah atsar( perkataan ini ) shohih?* *Dan apakah dapat dijadikan dalil akan bolehnya memberikan makan di rumah duka?* Terimakasih.  🎤 *Jawaban :* Al hamdulillah. Atsar  yang telah disebutkan dalam pertanyaan ini adalah atsar yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam kitabnya " Az zuhd"_ sebagaimana di dalam kitab " Al mathoolib Al 'aaliyah Bizzawaaid Al masaaniid ats tsamaniyyah [ 5/330 ]_ beliau berkata: "telah berkata kepada kami Haasyim bin Al Qoosim :" telah berkata kepada kami Al Asyja'iyyu dari Sufyan beliau berk...

Apakah perkataan sahabat hujjah

📘📘📘📘📘📘📘📘📘📙📙📙📙📙📙📙📙📙 *Apakah perkataan sahabat Nabi adalah hujjah [ argumen untuk diyakini dan diamalkan ]* Perkataan sahabat Nabi Muhammad shollallahu'alaihi wa sallam apabila jalur riwayatnya sah maka ada beberapa kondisi : *Jenis pertama* Perkataan sahabat yang tidak mungkin keluar dari hasil ijtihad atau sekedar pendapat namun perkataan tersebut hanya diterima melalui jalur riwayat saja seperti penetapan perkara - perkara ghoib,maka perkataan sahabat ini dapat dijadikan sandaran dan dihukumi marfu' [ perkataan Nabi shollallahu'alaihi wa sallam ] dikarenakan terkadang para sahabat Nabi meriwayatkan Sunnah dengan lafazhnya dan jalurnya berakhir kepada Nabi shollallahu'alaihi wa sallam,namun terkadang hanya meriwayatkan secara makna. Perkataan sahabat yang seperti ini didahulukan daripada qiyas apabila memang tidak diketahui bahwasanya kabar ini terambil dari cerita isroiliyyat. Apabila perkataan mereka mengandung kemungkinan kuat dari ahli kit...

Kedudukan akal dalam Islam

🎗🎗🎗 *KEDUDUKAN AKAL* 🎗🎗🎗     Ahlussunnah wal Jama'ah mereka telah menempatkan akal sesuai dengan kedudukannya yang tepat ,dimana mereka berada( pertengahan ) di antara 2 kubu yang menyimpang: 1. *Kubu pertama:*      Mereka menjadikan akal sebagai pondasi pokok yang      pertama yang berdiri sendiri tanpa terikat oleh syariat      dan tidak membutuhkan aturan syariat. 2. *Kubu ke dua :*     Mereka yang berpaling dari akal,mencerca dan     menganggap aib akal serta mencela pendalilan -     pendalilan akal  secara mutlak. *Adapun pendapat yang pertengahan adalah apa yang dikatakan Ahlussunah wal Jama'ah yaitu*: 1. Sesungguhnya akal adalah syarat dalam mengetahui ilmu,kesempurnaan amal dan baiknya amal,oleh karena itu selamatnya akal termasuk syarat taklif / pembebanan syariat . 2. Sesungguhnya akal tidak berdiri sendiri namun dia memerlukan kepada syari'at. 3. Sesungguhnya ...